Siapa yang tidak ingin punya mobil yang selalu terlihat baru? Terlebih bagi Anda yang memiliki mobilitas yang tinggi, sulit rasanya untuk meluangkan sedikit waktu hanya untuk sekedar mencuci mobil. Jangankan mencuci mobil sendiri atau cuci mobil di rumah, membawa mobil ke jasa cuci mobil terdekat pun seakan merepotkan bagi Anda yang super sibuk.

Padahal, kebersihan mobil adalah salah satu faktor penting yang harus dilakukan untuk menjaga performa kendaraan Anda tetap prima. Anda tentu tak ingin mengendarai mobil yang terlihat dekil dengan tampilan cat yang kusam dan lecet bukan? Selain tidak sedap dipandang, kondisi mobil yang seperti itu juga mempengaruhi pandangan orang terhadap kepribadian pemiliknya.

Kotoran Yang Sering Ditemui di Mobil

Kotoran yang dibersihkan saat cuci mobil di rumah

Tanpa disadari terdapat berbagai kotoran yang berpotensi merusak tampilan body mobil. Berikut ini beberapa kotoran yang menjadi sumber masalah pada mobil:

Debu Halus

Kotoran ini sudah pasti akan menempel pada mobil yang sering digunakan. Jangankan mobil yang selalu dikendarai, mobil yang terparkir lama di garasi pun pasti akan berdebu.

Sisa Air Hujan

Banyak yang tidak peduli dengan noda bekas air hujan. Padahal, air hujan mengandung asam yang bersifat korosif. Ini lah mengapa mobil yang terlalu sering terguyur air hujan cenderung berkarat dan berjamur. Untuk menghindari masalah ini, Anda harus melakukan pemolesan mobil paling tidak sekali dalam waktu satu bulan.

Lecet dan Baret

Lecet atau bekas goresan pada mobil menjadi hal yang tidak bisa terhindarkan. Baret pada bodi mobil akan semakin terlihat jika mobil Anda berwarna gelap. Baret halus pada sekujur bodi mobil ini biasanya disebabkan oleh kesalahan saat membersihkan mobil. Lapisan cat pada mobil sering tergores oleh lap kain atau lap kanebo yang masih terdapat kotoran pada permukaannya.

Kotoran sekecil apa pun itu, seperti pasir atau kerikil halus tentu akan menggores lapisan cat mobil. Tak hanya itu, goresan halus juga sering muncul akibat sentuhan kasar dari ranting pohon atau ketika mobil Anda terserempet benda keras pada waktu parkir.

Aspal, Asap Mobil dan Serangga

Tak bisa dipungkiri jika noda jelaga dari asap mobil lain dan serangga sering kita temukan menempel di bagian depan mobil. Jika dibiarkan lama, noda tersebut bakal mengeras dan susah dibersihkan. Selain kedua noda tadi, noda aspal juga kerap menjadi kotoran yang membandel yang Anda temui di spakbor mobil.

Namun, hati-hati saat membersihkan ketiga noda ini. Jika salah, sisa noda yang menempel justru akan merusak permukaan mobil. Anda bisa meminta cairan khusus bug and tar remover kepada jasa cuci mobil profesional untuk membersihkan sisa jelaga dan serangga yang membandel.

Karat

Walaupun sebagian besar pabrikan mobil sudah menggunakan anti karat pada setiap produknya, namun karat masih menjadi masalah yang kerap dihadapi mobil yang digunakan di daerah tertentu. Jabodetabek misalnya, akibat sering dilanda banjir, karat pun sering muncul pada bagian mobil yang terkena air banjir. 

Di Jakarta Utara misalnya, daerah ini sangat dekat dengan laut, jadi air yang terbawa banjir tentu mengandung kadar mineral garam yang bersifat korosif. Apalagi jika mobil Anda memiliki bagian yang penyok dan meninggalkan lapisan cat yang terkelupas. Bagian luka terbuka ini rentan dihinggapi karat.

Selain itu, bagian kolong mobil dan kaki-kaki juga kerap terpapar korosi, yang jika dibiarkan lama tentu semakin merusak ketahanan material yang digunakan sebagai bagian terpenting pada mobil itu.

Remahan Makanan di Dashboard dan Jok Mobil

Noda ini menjadi salah satu yang tidak bisa dihindari. Kebiasaan makan dan minum di dalam mobil ternyata dapat merusak interior mobil. Remahan makanan yang tidak dibersihkan mengandung minyak yang lama kelamaan akan berjamur dan menempel di jok, karpet atau bagian-bagian yang sulit dijangkau.

Apalagi jika Anda memiliki kebiasaan merokok di dalam mobil. Asap dan abu rokok biasanya menempel di dashboard dan lapisan kabin mobil. Ini lah mengapa lapisan kabin kerap berwarna pudar dan menguning.

Sisa Mencuci Mobil

Alih-alih membuat mobil kinclong dan terlihat baru, mencuci mobil justru dapat menimbulkan masalah baru. Dengan teknik yang asal-asalan, mencuci mobil biasanya meninggalkan jejak sabun dan air. Lama kelamaan, sisa sabun dan air ini pun dihinggapi jamur dan bakteri. 

Maka dari itu, usahakan untuk memastikan mobil benar-benar kering setelah mencucinya. Perhatikan juga sela-sela pintu, gril bahkan tutup tangki mobil. Anda juga bisa menggunakan cairan eksterior cleaner yang biasa digunakan oleh salon mobil.

Kriteria Yang Harus Diperhatikan Saat Mencuci Mobil 

Setelah Anda mengetahui tentang berbagai jenis noda yang menjadi masalah utama pada mobil, selanjutnya Anda harus memperhatikan kriteria yang benar dalam mencuci mobil, sehingga saat Anda akhirnya mencuci mobil di tempat pencucian mobil sekalipun, Anda dapat menentukan bahwa teknik mencuci yang digunakan sudah benar dan tidak merusak permukaan mobil kesayangan Anda.

Karena, tak bisa dipungkiri jika beberapa car wash mempekerjakan tenaga yang kurang ahli, sehingga hasil pekerjaannya pun terkesan asal-asalan. Berikut merupakan kriteria mencuci mobil yang benar:

Menggunakan Sabun Khusus

Tidak semua sabun cocok digunakan mencuci kendaraan. Terutama mobil, yang memiliki begitu banyak detail dan bagian tersembunyi, sabun yang sembarangan justru berpotensi merusak permukaan mobil. Demi alasan bisnis, terkadang tempat pencucian mobil atau car wash kerap menggunakan sabun cuci tanpa merek yang tidak jelas kualitasnya.

Karena harganya murah dan busa yang dihasilkan melimpah, sabun cuci asal-asalan itu pun dipilih untuk menekan biaya produksi. Sayangnya, sebagian besar konsumen cenderung menyukai busa sabun yang melimpah atau yang biasa disebut sebagai cuci salju (snow wash), karena busa yang melimpah terlihat seperti salju.

Sebenarnya busa salju yang disemburkan melalui tabung bertekanan udara itu hanya trik yang membuat konsumen terhibur. Busa yang melimpah tersebut belum tentu menjamin mobil Anda benar-benar bersih.

Hati-Hati Saat Mencuci Bagian Tertentu

Tidak semua bagian pada mobil Anda bisa disemprot air. Ada beberapa komponen sensitif yang bahkan tidak bisa sama sekali terkena air. Mesin misalnya, membersihkan mesin mobil merupakan hal yang paling sulit, tanpa teknik yang benar, mesin mobil Anda beresiko mengalami kerusakan. 

Ada beberapa bagian dari mesin yang rentan konslet jika terkena air. Maka dari itu, membersihkan bagian mesin pun memerlukan keahlian khusus yang tidak bisa dikerjakan sembarangan. Kebersihan mesin juga sangat penting untuk dijaga, debu dan minyak yang menempel pada bagian mesin dapat menurunkan performa mesin jika dibiarkan terlalu lama.

Menggunakan Alat Khusus

Ketika memilih untuk cuci mobil di rumah, tentu kita tidak memiliki banyak pilihan alat seperti yang dimiliki jasa cuci mobil profesional. Maka dari itu, Anda mungkin akan menggunakan alat seadanya untuk mencuci mobil. Sebenarnya, menggunakan spons atau lap kain juga sudah cukup untuk membuat mobil bersih dan kinclong, namun Anda juga harus memastikan bahwa lap kain atau spons yang Anda gunakan benar-benar steril dari pasir atau debu halus yang menempel.

Tanpa Anda sadari, seringkali pasir yang sangat halus menempel pada lap kain atau spons. Jika digunakan untuk menggosok bagian mobil Anda, tentu akan menyebabkan goresan kecil bahkan baret. Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa menggunakan lap microfiber yang memang dirancang khusus untuk melindungi lapisan cat kendaraan.

Pastikan Mobil Benar-Benar Kering

Setelah selesai mencuci mobil, Anda harus memastikan bahwa tidak ada setetes pun air atau sabun yang tersisa pada bagian mobil. Butiran air yang masih tersisa bisa menjadi lensa jika terkena paparan sinar matahari. Efek yang ditimbulkan serupa dengan saat kita mengarahkan kaca pembesar kepada sebuah titik pada kertas atau kapas, yang lama kelamaan titik yang terfokus oleh sinar matahari tersebut akan terbakar.

Nah, air yang masih menempel di body mobil juga bersifat demikian. Jika dibiarkan lama, butiran air yang terkena sinar matahari menyebabkan lapisan cat body mobil Anda terkelupas dan memudar. Hal ini juga bisa menjadi pertimbangan ketika Anda mempercayakan urusan cuci mobil kepada jasa cuci mobil terdekat. Mintalah tenaga di jasa cuci mobil tersebut untuk mengeringkan seluruh bagian mobil yang telah dicuci.

Tidak Semua Bagian Bisa Terkena Wax

Fase terakhir setelah mencuci mobil, biasanya Anda akan melumuri beberapa bagian dengan wax atau krim poles mobil. Wax digunakan untuk menimbulkan efek kilap berkilauan pada permukaan mobil, namun jangan salah, tidak semua permukaan mobil cocok dipoles menggunakan wax.

Ada lapisan cat yang justru akan menipis ketika terkena wax. Maka dari itu, jangan sembarangan dalam memilih wax, atau paling tidak gunakanlah wax hanya pada bagian yang tidak dilapisi cat berwarna seperti bagian dashboard, spakbor, gagang pintu dan sebagainya.

Cuci Mobil di Rumah Setidaknya Dua Kali Seminggu

Di situasi seperti sekarang, sangat disarankan untuk mencuci mobil Anda lebih sering. Kita tidak pernah tahu, mungkin saja virus, bakteri dan parasit yang bertebaran di luar rumah hinggap di permukaan mobil Anda. Belum lagi jika mobil Anda terkena material yang berpotensi merusak lapisan cat seperti getah pohon, kotoran burung atau radiasi sinar ultraviolet.

Satu-satunya cara agar mobil Anda tetap awet dan nyaman digunakan adalah mencucinya lebih sering. Setidaknya, cucilah mobil Anda minimal dua kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal. Karena semakin sering mobil dicuci, maka usia pemakaiannya pun semakin panjang. 

Namun perlu diingat, mencuci mobil tidak bisa sembarangan. Seperti yang dijelaskan pada ulasan sebelumnya, sedapat mungkin gunakan sabun khusus saat mencuci mobil Anda. Pilihlah sabun mobil yang telah dilengkapi kandungan conditioner yang berfungsi untuk menjaga kelembaban permukaan mobil ketika terpapar sinar matahari.

Jangan sekali kali menggunakan sabun yang digunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti sabun cuci piring atau detergen pakaian, sabun tersebut bersifat lebih panas dan berpotensi merusak lapisan cat pada mobil Anda. Sabun yang dibuat khusus untuk mencuci mobil biasanya mengandung PH 7 yang disesuaikan dengan suhu dan kelembaban lapisan cat mobil.

Tips Mudah Cuci Mobil di Rumah

cuci mobil di rumah jadi lebih mudah

Ada beberapa trik yang bisa Anda gunakan ketika ingin cuci mobil di rumah. Selain menggunakan sabun khusus, Anda juga bisa menggunakan lap dan spons yang dirancang khusus untuk membersihkan bagian mobil. Lap mobil biasanya sangat lembut dan dibuat dari bahan yang tidak menggores cat mobil. 

Setelah melengkapi peralatan mencuci, Anda bisa membasahi seluruh bagian mobil sebelum membasuhnya dengan sabun. Semprotkan air di semua bagian yang kotor untuk melumatkan minyak, lumpur, dan debu halus yang menempel. 

Urutan Mencuci Mobil Yang Benar

Berikut merupakan urutan yang benar saat mencuci mobil:

Bagian Roda

Roda yang terdiri dari ban dan velg menjadi bagian terkotor yang paling kelihatan pada mobil. Saat membersihkan bagian ini, Anda akan menemui begitu banyak debu tebal, sisa aspal, jelaga hingga minyak.

Untuk membersihkan bagian velg, Anda harus membiarkan cairan sabun yang dibasuhkan ke bagian itu menyerap selama satu sampai dua menit sebelum dibilas. Mengingat material yang digunakan pada velg cukup beragam, Anda juga harus menyesuaikan cairan pembersihnya.

Misalnya pada velg berbahan alloy steel, gunakan cairan pembersih khusus untuk melunturkan minyak, sisa aspal dan kerak yang menempel pada velg, terutama untuk velg yang dilapisi chrome.

Khusus untuk bagian ban, setelah membersihkannya menggunakan sikat yang dilumuri cairan sabun. Hal ini dilakukan untuk melumatkan seluruh debu, minyak dan kotoran yang pekat pada permukaan ban. Setelah itu, Anda bisa melumuri ban mobil dengan semir khusus agar lebih mengkilap dan sedap dipandang.

Bodi Mobil 

Bagian ini menjadi yang paling diperhatikan. Mulailah menyemprotkan air dari bagian atas sampai bawah bodi mobil. Setelah mobil basah terkena air, Anda bisa langsung membalurkan lap yang berisi cairan sampo khusus mobil dari bagian atap sampai ke bagian bawah bodi mobil. 

Setelah seluruh bagian mobil terkena sampo secara merata, semprotkan air untuk meluruhkan sisa busa sampo pada bodi mobil. Kemudian, Anda harus langsung mengeringkannya dengan lap. Jangan sampai sisa air yang masih menempel pada mobil kering akibat angin atau sinar matahari, karena akan menimbulkan bercak waterspot pada body mobil Anda.

Kaca Mobil

Walaupun sudah dicuci menggunakan sampo mobil, bagian kaca tetap harus dibersihkan menggunakan cairan pembersih khusus. Cairan pembersih kaca berfungsi untuk menghilangkan jamur kaca dan lemak yang masih menempel pada kaca setelah dicuci.

Apalagi jika Anda menggunakan kaca yang dilapisi warna khusus, sabun dan air dapat mengurangi daya rekat lapisan kaca. Gunakanlah lap microfiber untuk membersihkan kaca yang telah dicuci untuk memastikan permukaan kaca mengkilap dan memantulkan cahaya.

Interior Mobil

Tanpa Anda sadari, bagian interior menyimpan berbagai kotoran yang tersembunyi. Debu halus yang bercampur dengan remahan makanan dan tumpahan minuman dapat merusak material dalam kabin mobil. Belum lagi kotoran yang dibawa dari luar yang tanpa sengaja terbawa oleh penumpangnya, jika dibiarkan, tidak hanya kotor, interior mobil juga menyimpan virus dan bakteri yang tak kasat mata.

Membersihkan interior memang sedikit merepotkan, Anda harus membongkar karpet pada alas kabin mobil, mengubah posisi kursi dan sebagainya. Namun, itu semua harus dilakukan karena interior memiliki bagian kotor yang mungkin jarang tersentuh tangan manusia.

Jika memungkinkan, Anda bisa menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu dan kotoran pada kabin mobil. Khusus bagian dashboard dan jok yang berbahan kulit, Anda bisa membersihkannya dengan spon yang dilumuri sedikit krim wax untuk hasil yang lebih mengkilap. Jangan lupa untuk membersihkan bagian kisi-kisi AC yang mungkin dihinggapi debu halus agar lebih bersih.

Gunakan Jasa Cuci Mobil di Rumah Berlangganan

Mencuci mobil memang tidak semudah yang dibayangkan, selain rumit, mencuci bagian luar hingga membersihkan interior mobil akan sangat merepotkan. Jangan khawatir, Anda bisa mempercayakan urusan kebersihan mobil dengan jasa cuci mobil yang siap melakukan pekerjaannya di rumah Anda. 

Bagi Anda yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Bandung dan Surabaya, Anda bisa menggunakan jasa cuci mobil di rumah berlangganan dari Mobiklin. Mobiklin merupakan salah satu jasa cuci mobil di rumah sekaligus salon mobil terbaik di Jakarta, Tangerang, Bandung dan Surabaya. 

Selain melayani cuci mobil, tim Mobiklin juga melayani jasa interior dan eksterior detailing yang sesuai standar car wash terbaik di Jakarta. Anda bisa memilih berbagai paket berlangganan sesuai keinginan, dari paket cuci mobil biasa yang dilakukan empat kali dalam sebulan, hingga paket cuci mobil lengkap dengan jasa interior detailing, eksterior detail dan fogging atau anti bacterial untuk kondisi mobil yang lebih sehat dan nyaman.

Mobiklin sedang libur lebaran hingga Jumat, 14 Mei 2021. Mohon maaf lahir & batin 🙏

X